Sore ini tepat pukul 18:20 wita, sambil menunggu waktu sholat magrib tiba-tiba mataku terhenti pada sebuah kertas berwarna putih, fikiranku mulai bernalar, akan kuapakan kertas ini, sebuah kertas putih kosong tanpa sedikitpun goresan tinta diatasnya, namun tiba-biba telrintas dibenakku untuk menuliskan sebuah cerita dikertas itu, bukan-bukan ini bukan sebuah cerita ini hanyalah kalimat-kalimat syair yang tengah melayang-layang difikiranku, yah syair.
Kemudian kucari alat tulis ditasku, dan kumulai menulis kata-kata ,paling atas kertas kutuliskan sebuah judul “ Rasa Rinduku” kemudian kugaris bawahi tulisan itu, lalu kulanjutkan dengan beberapa kalimat dibawahnya, kurang lebih seperti ini:
Rasa Rinduku
Disini tempatku menghabiskan waktu siang dan malamku
Tempatku menunggu pagi
untuk awal aktivitasku setiap hari,
untuk awal aktivitasku setiap hari,
Disini, aku selalu teringat dengan sebuah nama
Nama yang begitu indah
Nama yang membuatku merindu disetiap saat
Nama yang mampu menghentikan denyut nadiku
Nama yang mampu menyesakkan dadaku...
Setiap saat aku berusaha menyibukkan ragaku
dengan setumpuk aktivitas
Namun persaanku malah mengahdirkan dua situasi
Aku sekaan berada dalam genggaman maha cinta
Tapi dilain sisi aku sering merasa jika aku berada
Di ruang Kehampaan hati tanpa perasaan
Ada apa dengan aku?
Apakah aku ragu dengan cinta?
Apakah aku tak lagi yakin dengan kesetiaan?
Hatiku lalu membentak “ Bukan !!!”
Kamu sedang merindukan kekasihmu...
***
Kurang lebih seperti itulah yang aku tulis saat itu hingga sampai waktu sholat magrib pun masuk dan ku berhenti menulis lalu kubereskan tempatku dan kubergegas mengambil wudhu lalu aku sholat magrib.
*SEKIAN*
karya : Agus Fajar

Komentar
Posting Komentar