AKU YANG SELALU MENANTI

malam semakin mencekam,
udara telah menusuk tulang,
tapi itu tidak berpengaruh pada keinginan hatiku tuk memandangi bintang...

kulayangkan anganku,
jauh menerobos khayalan dan imajinasi,
aku masih disini menantimu tepat malam itu aku berdiri...
 
karya: Agus Fajar
 

Komentar